Magister Keperawatan Unsyiah Latih Relawan Tanggap Bencana

Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan Unsyiah Banda Aceh, melaksanakan pelatihan tanggap bencana bagi relawan bencana di Tangse, Pidie. Kegiatan itu berlangsung pada 6-7 Januari 2015 di Gampong Ranto Panyang, Kecamatan Tangse, Pidie.

Ketua Panitia, Maimun Thasir kepada Serambi, Jumat (8/1) mengatakan, pelatihan itu merupakan upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan hidup dasar bagi relawan di Pidie, dalam penanganan kondisi gawat darurat di wilayah itu. Kegiatan itu melibatkan 30 relawan dan lima tokoh mayarakat setempat.

“Pelatihan sebagai bentuk pengabdian masyarakat mahasiswa keperawatan, tujuannya agar terbentuknya relawan yang berpengetahuan tinggi dan memiliki keterampilan dalam menghadapi bencana, kami sengaja melaksanakannya di Tangse, sebab kawasan ini sangat rawan bencana, seperti banjir dan longsor,” ujarnya.

Hadir sebagai pemateri dari Keperawatan Unsyiah, Ns Budi Satria, MNS dan instruktur dari PMI Pidie. Para pemateri memberikan penjelasan mengenai bantuan hidup dasar jika terisolir akibat bencana,  sistem evakuasi dan transportasi korban bencana, serta penanganan luka terhadap korban bencana.

Camat Tangse, Ir Jakfar daerah Tangse merupakan daerah rawan bencana, sebab intensitas bencana di wilayah itu cukup tinggi. Sehingga pelatihan tanggap bencana sangat bermanfaat bagi relawan setempat, dalam membantu masyarakat saat bencana. Ia berharap kegiatan rutin dilaksanakan dengan melibat lebih banyak masyarakat Tangse.

Di akhir kegiatan, pelaksana kegiatan menyerahkan sertifikat kepada seluruh relawasan dan lima sertifikat bagi fasilitator penanganan bencana.(mun)

Sumber : Serambi Indonesia

Related posts

Leave a Comment